Terus Didekati Pria Tampan, Elly Sugigi Salahkan Giginya: Karena Gigi Saya



Marcvila, - Jakarta, Elly Sugigi pernah 4 kali membina rumah tangga. Namun yang menarik perhatian publik, Elly selalu menjalin hubungan dengan pria tampan. Hal itu memicu anggapan Elly Sugigi menggunakan guna-guna sehingga dikelilingi pria-pria tampan. Bahkan yang terkini, Elly tengah dekat dengan pria bernama Irfan Sbaztian, yang diketahui juga rupawan.

Tak mau ambil pusing, Elly menanggapinya dengan santai. Seraya berkelakar, Elly mengaku memiliki susuk yang merupakan giginya. "Iya banyak yang bilang aku pakai dukun. Terus aku bilang susuk aku gigi, sudah gitu aja," ceplos Elly Sugigi, di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, seperti dilansir tabloidbintang.com, Kamis (4/1).

Irfan Sbaztian tak tinggal diam mendapati Elly Sugigi dituding menggunakan guna-guna. Diakui Irfan, pribadi Elly yang baik membuat orang lain merasa nyaman dengannya.

"Banyak orang yang datang ke dia. Mungkin memang orangnya baik, jadi orang yang datang sama dia merasa nyaman," kata Irfan Sbaztian.

Belakangan ia tak sungkan-sungkan memamerkan kedekatannya dengan Irfan Sbaztian. Bahkan Elly Sugigi sempat mengunggah kebersamaannya dengan Irfan saat liburan. 

Seniman Moskow Evgeny Ches memikat dengan 'cellograffiti' di hutan Rusia

Seniman Evgeny Ches yang berbasis di Moskow membuat hewan 'cellograffiti'  di hutan Rusia,  dan karya seninya menghebohkan di dunia maya.




Marcvila - Moskow,  Evgeny Ches, seniman asli  Moskow, terkenal karena menciptakan "selograffiti" yang menakjubkan - seni yang dilukis pada plastik plastik bening melilit dua pohon. Hewannya terlihat begitu nyata sehingga terkadang, pejalan kaki yang menyeberang jalan diliputi kejutan terguncang setelah melihat seekor dinosaurus atau beruang kutub yang menderu di samping mereka. Dia percaya pada kanvas yang tidak ortodoks untuk menyoroti seni urbannya ke alam.













Lukisan-lukisan yang dibuat oleh seniman Evgeny Ches yang berbasis di Moskow ini akan memukau Anda. (SumberLaughingSquid / Twitter).



"Kontrasnya nampaknya sangat menarik bagi saya ketika street art bergerak ke lingkungan alami," Ches menyebutkan dalam videonya.

Sementara dia senang membawa pinggiran kota ke hutan Rusia, dia juga menyadari fakta bahwa pemandangan itu tidak boleh dimanjakan. Merawat agar hasil seninya tidak merusak keindahan alam, Ches membongkar graffitisnya dalam beberapa hari. Foto-fotonya telah beredar di media sosial dan dia memiliki lebih dari 8000 pengikut di Facebook .


Popular Posts