Mourinho Bakal Hormati Reaksi Penggemar Chelsea

Mourinho Bakal Hormati Reaksi Penggemar Chelsea


Jose Mourinho berusaha mematahkan anggapan bahwa penggemar Chelsea bakal memberikan reaksi negatif saat dia membawa pasukan Manchester United ke Stamford Bridge. Pelatih Setan Merah ini meyakini hal itu tidak akan terjadi selama pertandingan pekan 11 Liga Inggris 2017/2018 berlangsung pada Minggu (5/11/2017) malam WIB.

Mourinho bersikeras dirinya tidak memiliki masalah dengan penggemar Chelsea. Sehingga ia tidak perlu merasa takut tentang laporan kalau penggemar tuan rumah bakal bereaksi negatif selama United tampil di Stamford Bridge.

"Itu sama sekali bukan masalah. Selama saya berjalan di luar pertandingan sepak bola, saya mendapatkan begitu banyak penggemar Chelsea, terutama di daerah tempat saya tinggal, dan saya tidak memiliki satu pun yang tidak baik," tutur Mourinho.

"Apa yang terjadi di stadion sepak bola adalah hal yang berbeda. Ketika saya pergi ke Stamford Bridge, saya adalah pelatih lawan mereka. Jadi saya menerima setiap reaksi dengan sangat hormat," tambah Mourinho.

Pertandingan ini akan dijadikan sebagai tolok ukur mengenai posisi dua kesebelasan di Liga Inggris musim ini. United misalnya, dia tengah berjuang untuk mengatasi tekanan pada tim sekotanya Manchester City yang kini masih betah berada di puncak klasemen. Sementara Chelsea berusaha untuk mencari cara bagaimana mempertahankan gelar.

Arsene Wenger Bertekad Hentikan Rekor Kemenangan City

Arsene Wenger Bertekad Hentikan Rekor Kemenangan City


Pelatih Arsenal Arsene Wenger punya misi khusus saat menghadapi Manchester City, Minggu (5/11/2017) nanti. Pria asal Prancis itu ingin menjadikan Arsenal sebagai tim pertama yang akan menjungkalkan City di pentas Liga Premier Inggris musim ini. 

Dari 10 pertandingan yang sudah dimainkan, tim asuhan Pep Guardiola belum sekalipun merasakan kekalahan. Karenanya, City masih memuncaki klasemen sementara dengan poin 28. 

Kondisi ini jelas berbeda dengan Arsenal. The Gunners masih tertahan di posisi kelima dengan nilai 19. Tiga kekalahan sudah masuk dalam catatan penampilan Arsenal musim ini. 

Untuk mewujudkan ambisinya ini Wenger menegaskan jika anak asuhnya akan bermain menyerang walau bertanding di Etihad Stadium, kandang City. 

"Kami punya kesempatan untuk menunjukkan bisa melakukannya. Saat ini kami sedang mempersiapkan diri dengan cara yang serius untuk memberikan hasil maksimal di hari Minggu nanti," kata Wenger.

"Kami tak ingin keluar dari permainan kami sesungguhnya. Kami tak akan sembunyi," tegas Wenger. 

Ia melanjutkan, jika pada pertandingan nanti ingin memiliki peluang berbahaya. "Cara bertahan terbaik adalah menyerang."

Modal untuk meraup tiga angka sudah dimiliki Arsenal. Mereka tercatat sebagai tim terakhir yang pernah mengalahkan City di semifinal Piala FA pada April lalu.

James Cerita Kondisi Timnya Usai Telan Empat Kekalahan Beruntun

James Cerita Kondisi Timnya Usai Telan Empat Kekalahan Beruntun


Lebron James mengaku kecewa dan sedih menyusul kekalahan keempat Cleveland Cavaliers di NBA 2017/2018. Kekalahan tersebut, menurut James merupakan yang paling parah dalam karier profesionalnya. 

Kekalahan keempat Cavaliers secara beruntun dialami usai takluk di tangan Indiana Pacers 107-124, Kamis (2/11/2017) pagi WIB. Dalam pertandingan tersebut, James mencetak 33 poin, 11 assist dan enam rebound namun gagal menghindari timnya dari kekalahan. 

Terakhir kali James menderita empat kekalahan beruntun pada bulan Maret 2004. Namun James mengaku saat ini dirinya merasa lebih kecewa dari rekor buruk 13 tahun lalu. 

Apa lagi, Lebron James semula berharap timnya bisa memutus rekor buruk di Bulan Oktober 2017. Sayangnya, harapan tersebut pupus di tangan Indiana Pacers hari ini. 

"Ini bulan yang baru, ini bulan baru," kata James, mengekspresikan kekecewaan usai timnya dibekap empat kekalahan beruntun. 

"Kami sebetulnya memiliki kesempatan untuk menjadi sangat baik. Namun, sekarang sulit bagi kami. Sekarang tim kami sudah habis baik di dalam maupun di luar lapangan," kata James.

Dovizioso Asapi Marquez di Sepang, Gelar Juara Dunia Masih Tanda Tanya

Dovizioso Asapi Marquez di Sepang, Gelar Juara Dunia Masih Tanda Tanya


Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, memenangkan gelar GP Malaysia 2017 setelah berduel dengan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Kemenangan tersebut membuat Marquez batal merayakan gelar juara dunia di Sepang. 

Tampil di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (29/10/2017), Marq Marquez sebetulnya optimis bisa merayakan gelar juara dunia di sana. Pasalnya, pembalap Repsol Honda itu memimpin 33 poin di atas pesaing terdekat, Dovizioso. 

Sayangnya, Marquez gagal memenangkan lomba, bahkan podium di Sirkuit Sepang. Sebaliknya, Dovizioso keluar sebagai juara GP Malaysia 2017 setelah berduel dengan rekan satu timnya di Ducati, Jorge Lorenzo, yang sempat memimpin perlombaan. 

Pada balapan tersebut, Lorenzo yang tengah memimpin lomba sempat melebar empat lap sebelum race berakhir. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan Dovizioso untuk mengambil alin posisi pertama lomba. Hingga pada akhirnya Dovi menjadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis. 

Kesalahan Lorenzo di empat lap sebelum race selesai memicu spekulasi. Dimana sejumlah netizen beranggapan Lorenzo sengaja memberi kesempatan Dovi untuk memimpin lomba. Namun, terlepas dari dugaan tersebut, Dovi sukses meraih kemenangan keenamnya di musim ini. 

Di belakang Dovi, Jorge Lorenzo finis sebagai runner up sementara posisi ketiga secara mengejutkan berhasil diamankan oleh pembalap Prancis, Johann Zarco yang tampil bersama Monster Yamaha Tech 3. 

Sementara itu, Marc Marquez gagal mencapai podium dan harus puas di posisi keempat. Dengan hasil ini, penentuan gelar juara dunia bakal terjadi pada balapan di GP Valencia, Spanyol yang merupakan race penutup musim.

Giliran Dovizioso Buntuti Marquez di FP4

Giliran Dovizioso Buntuti Marquez di FP4


Marc Marquez menutup sesi latihan bebas keempat dengan mencatatkan waktu tercepat 2 menit 00.438 detik. Pembalap Repsol Honda ini nyaris mengalami kecelakaan ketika ia kehilangan kendali di tikungan 1. 

Beruntung, Marquez selamat dari kecelakaan fatal karena ia mampu mengendalikan RC213V dengan sangat baik. Juara bertahan MotoGP itu pun akhirnya berhasil unggul 0.238 detik dari pesaing terdekatnya Andrea Dovizioso.

Posisi ketiga hingga kelim ditempati oleh Alex Rins, Johann Zarco, dan Dani Pedrosa. Sementara Duo Yamaha yakni Maverick Vinales serta Valentino Rossi tercecer di urutan kedelapan dan kesembilan. 

Hasil Lengkap Latihan Bebas Keempat (FP4)

  1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 00.438s
  2. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP17) 2m 00.676s +0.238s
  3. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 2m 00.768s +0.330s
  4. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 2m 00.870s +0.432s
  5. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 2m 00.873s +0.435s
  6. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (GP17) 2m 00.875s +0.437s
  7. Jack Miller AUS EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 2m 00.915s +0.477s
  8. Maverick ViƱales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 2m 01.042s +0.604s
  9. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 2m 01.142s +0.704s
  10. Scott Redding GBR Octo Pramac (GP16) 2m 01.191s +0.753s
  11. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2m 01.224s +0.786s
  12. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar (GP15) 2m 01.228s +0.790s
  13. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2m 01.233s +0.795s
  14. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar (GP16) 2m 01.235s +0.797s
  15. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (GP17) 2m 01.412s +0.974s
  16. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 2m 01.464s +1.026s
  17. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 2m 01.768s +1.330s
  18. Hector Barbera ESP Reale Avintia (GP16) 2m 01.777s +1.339s
  19. Loris Baz FRA Reale Avintia (GP15) 2m 01.967s +1.529s
  20. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 2m 02.490s +2.052s
  21. Michael Van Der Mark NED Movistar Yamaha (YZR-M1) 2m 02.697s +2.259s
  22. Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 2m 03.000s +2.562s

Kantongi Modal Positif di Sepang, Dovi Siap Tantang Marquez

Kantongi Modal Positif di Sepang, Dovi Siap Tantang Marquez


Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, memiliki modal berharga dalam perburuan gelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan ini. Pasalnya, musim lalu Dovi berhasil memenangkan balapan usai berduel dengan Iannone dan Valentino Rossi. 

Kemenangan di Sirkuit Sepang, tahun ini, merupakan harga mati bagi Dovizioso. Apalagi, jika dia menang di Sepang sementara Marc Marquez tidak finis di podium, Dovi berpeluang merebut gelar juara dunia musim ini. 

"Tahun lalu di sini merupakan kemenangan dari pertarungan yang luar biasa dengan Valentino dan Iannone. Saya memiliki kenangan indah dan sangat menikmati balapan di lintasan ini (Sirkuit Sepang)," kata Dovizioso, Kamis (26/10/2017). 

"Pada musim lalu, motor kami (Ducati) tidak kompetitif meski balapan dalam kondisi lintasan kering. Sekarang saya berharap hal itu berubah, kami berharap mendapatkan hasil yang terbaik," kata Dovi. 

Sebelumnya, dalam sesi konferensi pers Marc Marquez mengaku bakal mati-matian finis di depan Dovizioso demi memimpin perburuan gelar juara dunia MotoGP 2017. Menarik untuk disaksikan, bagaimana hasil balapan di Sirkuit Sepang tahun ini.

Porto Akan Jual Paksa Iker Casillas Gara-Gara Ponsel

Porto Akan Jual Paksa Iker Casillas Gara-Gara Ponsel


Situasi Iker Casillas di klub Primeira Liga Portugal FC Porto tidak menentu. Kiper Spanyol, legendaris Real Madrid itu hanya duduk di  bangku cadangan dalam dua pertandingan terakhir Porto. Laporan terkini, Casillas akan dijual di bursa transfer musim dingin Januari 2018.

Casillas mengalami masa sulit di Porto. Setelah menjadi pemain pengganti dalam pertandingan Liga Champions melawan RB Leipzig, di mana timnya dikalahkan 2-3 di Jerman, surat kabar Portugal O Jogo melaporkan bahwa kiper Spanyol itu kembali berada di bangku cadangan pada pertandingan melawan Pacos de Ferrerira, Sabtu (22/10/2017).

Pelatih Porto Sergio Conceicao menurunkan kiper Jose Sa saat melawan Pacos de Ferrerira, dan menang 6-1. Kabar yang merebak, ada dua alasan mengapa Casillas tidak diturunkan, yakni masalah penggunaan ponsel atau telepon genggam dan sikap Casillas dalam latihan.

"Ponsel tidak dilarang di kamp tim," tulis O Jogo. "Namun ada waktu khusus yang dialokasikan untuk penggunaannya." Casillas terus menerus menggunakan ponselnya, dan itu menjadi salah satu alasan mengapa dia kehilangan tempatnya."

"Pelatih, Sergio Conceicao, menyukai tim yang tertutup. Dia tidak senang situasi internal tersebar di jejaring sosial. Telah diketahui bahwa Casillas telah menggunakan telepon genggamnya, bahkan saat tim berada di kamp. Karena itu dia diperingatkan oleh pelatih kiper."

Namun, belakangan Pelatih Sergio Conceicao membantah pemberitaan soal sikap buruk Casillas dalam latihan dan menggunakan ponselnya di kamp. "Sikap Casillas fantastis. Dia bekerja dan melakukan apapun yang saya katakan padanya," kata Conceicao.

Namun, pernyataan Conceicao tak menghentikan rumor yang justru semakin panas. Bahkan hari ini (Selasa) surat kabar nasional terbesar Spanyol, El Pais, mengabarkan, bahwa FC Porto ingin mengeluarkan Casillas dan memasukkan namanya di jendela transfer musim dingin, Januari 2018. 

Alasan yang diberikan untuk langkah ini adalah bahwa klub tersebut ingin menghindari kemungkinan sanksi UEFA terkait pelanggaran Financial Fair Play (FFP). Porto ingin menghapus salah satu pemain dengan nama besar sehingga meringankan tagihan upah. Casillas dilaporkan mendapat gaji sekitar lima juta euro per musim, pemain dengan bayaran tertinggi di klub tersebut.

Barcelona Simpan Bara Konflik Antara Valverde dan Suarez

Barcelona Simpan Bara Konflik Antara Valverde dan Suarez


Gol Gerard Deulofeu pada menit ke-2 dan Andres Iniesta pada menit ke-56 ke gawang Malaga di Stadion Camp Nou membuat Barcelona masih belum tersentuh kekalahan. Dari delapan pertandingan, Barcelona mencatatkan hasil 7 menang dan 1 imbang. 

Namun, bukan kabar itu yang menjadi sorotan utama dari laga Minggu (22/10/2017) dini hari. Perbincangan justru mengarah pada penampilan Luis Suarez yang dianggap belum sesuai harapan. Pemain berusia 30 tahun itu kehilangan daya ledaknya saat pertandingan melawan Malaga sehingga harus ditarik keluar pada menit ke-83. 

Ada tiga peluang emas yang gagal dimanfaatkan. Kesempatan mencetak gol pertama datang pada menit kedua, tepatnya saat Lucas Digne mengirimkan umpan. Berada dalam posisi yang lebih baik, usaha Suarez menyundul bola meleset sehingga dimanfaatkan Deulofeu untuk mencetak gol pertamanya musim ini. 

Setelah itu dia kembali memiliki peluang seusai memenangkan duel satu lawan satu dengan pemain belakang Malaga. Sudah dekat dengan gawang, tendangannya melebar dari sasaran. Puncaknya, ketika mendapatkan umpan tarik dari Sergi Roberto pada menit ke- 75, tinggal menyorongkan bola, tapi lagi-lagi melebar. Total dari tiga tembakan yang dilakukan, dua tak menemukan target, satu berhasil diblok.

Suarez lalu digantikan Paco Alcacer. Pergantian yang membuatnya memperlihatkan gesture kecewa atas putusan pada Pelatih Barcelona Ernesto Valverde. Namun, Valverde tak mau memperpanjang insiden tersebut. Menurut dia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari penampilan Suarez, termasuk banyaknya peluang yang gagal dimanfaatkan. "Semakin banyak peluang dilewatkan Suarez, semakin baik karena itu berarti dia selalu berada di tempat tepat," katanya, dilansir Marca.

Faktanya, performa Suarez di musim ini terlihat menurun. Pemain asal Uruguay itu baru mencetak 3 gol dan 1 assist sepanjang 533 menit di atas lapangan atau enam pertandingan. Akurasi tembakan mantan pemain Liverpool tersebut berada di angka 50%. Jumlah tersebut terpaut 8% dibandingkan musim lalu. 

"Ini adalah pertandingan ketiga yang dia mainkan dalam enam hari dan selalu memiliki peluang. Suarez adalah pemain bagus. Dia menginginkan sebuah gol dan akan mendapatkannya pada akhirnya," ujarnya. 

Soal reaksi Suarez saat diganti, mantan pelatih Athletic Club tak menanggapi berlebihan. "Suarez ambisius dan dia tidak suka diganti. Semua orang ingin menjadi starter sepanjang waktu. Saya tidak melihat ada masalah," ujarnya. 

Jika dibandingkan Lionel Messi, kontribusi Suarez masih belum memadai. Messi berhasil memproduksi 11 gol dari sembilan laga (1,2 per laga). Dia juga baru saja mencatat sejarah mencetak gol ke-100 di Eropa. Catatan yang membuat Barcelona siap menawarkan kontrak seumur hidup kepada penyerang asal Argentina itu. 

"Messi diperbaharui kontraknya pada Juni, tapi klub akan menawarkan kerja sama seumur hidup," kata CEO Barcelona Oscar Grau.

Sebelumnya pihak manajemen Barca telah menyodorkan perpanjangan kontrak selama empat tahun yang belum disepakati kedua pihak. Jika sepakat, striker berusia 30 tahun itu akan diikat hingga 30 Juni 2022 dengan peningkatkan klausul lepas sebesar 300 juta euro atau sekitar Rp4,5 triliun. 

Sayangnya, Messi belum kunjung menandatangani kontrak tersebut. Situasi itu coba dimanfaatkan Manchester City. Tim yang sekarang berada di puncak klasemen Liga Primer itu dikabarkan telah menyediakan dana sebanyak 359 juta poundsterling demi mendapatkan Messi.

The Citizens terus menjalin komunikasi serius demi mendatangkan pemain berjuluk La Pulgaitu. 

"Idenya adalah Messi, yang datang ke sini sebagai anak muda tetap bersama kami seumur hidup karena dia tokoh ikonik," kata Grau.

Marc Marquez Mendekat ke Gelar Juara Setelah Menjadi Jawara di Phillip Island

Marc Marquez Mendekat ke Gelar Juara Setelah Menjadi Jawara di Phillip Island


Marc Marquez makin membuka pintu untuk mempertahankan gelar juara MotoGP. Pembalap Repsol Honda ini mendapatkan tambahan angka setelah keluar sebagai juara di GP Australia.

Berlomba dari posisi pertama  di Sirkuit Phillip Island, Minggu (22/10/2017), Marquez tampil konsisten. Meski sepanjang lomba ia terus mendapatkan tekanan dari duo Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, Si Bayi Alien akhirnya bisa keluar dari tekanan.

Pembalap dengan nomor 93 itu, mulai menunjukkan keganasanya ketika lomba tujuh lap tersisa. Dengan ketangkasannya, Marquez berhasil mengambil alih posisi Vinales.

Lomba di seri ini memang menyajikan drama. Setidaknya Jack Miller dan Johann Zarco ikut bersaing dengan mengungguli Marquez, Vinales maupun Rossi.

Persaingan terus berlangsung jelang memasuki lap terakhir. Marquez sudah tidak terkejar lagi dan menjadi juara disusul Rossi di posisi kedua serta Vinales di tempat ketiga.

Espargaro Bangga Bisa Kalahkan Marquez di FP2

Espargaro Bangga Bisa Kalahkan Marquez di FP2


Aleix Espargaro berhasil tampil sebagai pembalap tercepat di sesi latihan bebas kedua GP Australia 2017. Di sesi tersebut, dia sukses mengalahkan catatan waktu Marc Marquez. 

Tampil di Sirkuit Phillip Island, Espargaro keluar sebagai pembalap tercepat di sesi latihan kedua dengan catatan waktu 1 menit 29.225 detik. Dia mengalahkan Marquez yang mencatatkan waktu 1 menit 29.230 detik. 

"Hari ini adalah hari yang baik. Hasil latihan bebas kedua membuat kami bangga, tetapi kita tetap perlu banyak perkembangan sebelum balapan," kata Espargaro, dikutip Crash.net. 

Sesi latihan kedua berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup bersahabat (mendung), para pembalap tampil impresif. Mereka tampak leluasa untuk menjajal semua ban yang diberikan Michelin jelang balapan seri 16 di Sirkuit Phillip Island, akhir pekan ini.

Namun begitu, ada saja pembalap yang harus merasakan panasnya aspal di lintasan sepanjang 4,4 km ini. Maverick Vinales misalnya, pembalap Movistar Yamaha itu merusak motornya setelah terlempar dari kuda besi YZR-M1 di tikungan kedelapan saat kecepatannya berada di 190 km/jam.

Maverick Vinales Tunggu Marquez-Dovizioso Jatuh

Maverick Vinales Tunggu Marquez-Dovizioso Jatuh


Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales tidak menampik anggapan yang menyebut bahwa dirinya masih memiliki kans memenangkan gelar juara dunia. Hanya saja, menurut Vinales hal itu butuh keajaiban. 

Salah satu keajaiban tersebut adalah kegagalan finis dari Marc Marquez (Repsol Honda) dan Andrea Dovizioso (Ducati) di sisa musim balap MotoGP 2017. Artinya, jika kedua pembalap itu gagal mesin atau terjatuh, maka peluang Vinales bisa lebih besar. 

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa gelar juara dunia tidak berada di tangan. Tetapi semua masih mungkin, jika (Marquez dan Dovizioso) membuat kesalahan. (Momen) itu mungkin akan sulit," kata Vinales. 

Lebih jauh, pembalap Movistar Yamaha itu mengungkapkan bahwa kemenangan di GP Australia 2017 menjadi target yang diacanangkan. Kemenangan, kata Vinales, akan memanaskan perburuan gelar juara dunia. 

"Saya dalam suasana hati yang baik. Saya ingin bekerja sebaik mungkin bersama tim, untuk memperbaiki masalah yang kami hadapi di Motegi, sesegera mungkin menampilkan balapan yang bagus lagi," lanjut pembalap yang memenangkan dua balapan beruntun di awal musim itu. 

Secara matematis, ada lima pembalap yang bisa memenangkan gelar juara dunia musim ini. Mereka adalah Marc Marquez (244 poin), Andrea Dovizioso (233 poin), Maverick Vinales (203 poin), Dani Pedrosa (170 poin) dan Valentino Rossi (168 poin).

Real Madrid Siap Jadikan Stadion Wembley 'Medan Tempur'

Real Madrid Siap Jadikan Stadion Wembley 'Medan Tempur'


Real Madrid terpaksa berbagi poin saat menjamu Tottenham Hotspur dalam lanjutan Grup H, Liga Champions 2017/2018. Menurut Zinedine Zidane, pertemuan berikutnya di kandang Spurs akan sangat krusial layaknya sebuah partai final. 

Pada petrtandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Real Madrid ditahan imbang 1-1. Madrid lebih dulu kebobolan setelah gol bunuh diri Raphael Varane di menit ke-28. Adapun mereka baru menyamakan kedudukan lewat aksi Cristiano Ronaldo di menit ke-43. 

Hasil tersebut membuat Madrid dan Spurs kini sama-sama mengoleksi tujuh poin di klasemen Grup H. Adapun, Borussia Dortmund dan APOEL Nicosia -yang juga kontestan di grup tersebut- baru mengoleksi satu poin. 

Menurut Zidane, bentrokan di Stadion Wembley, 2 November 2017 mendatang bakal sangat krusial bagi kedua tim. Pasalnya, siapa pun yang memenangkan pertandingan tersebut bakal keluar sebagai juara grup. 

"Sekarang ada pertandingan lagi di Wembley. Kami akan pergi ke sana untuk mencoba memenangkannya," kata Zidane. 

"Kami akan melihat bagaimana pertandingan berikutnya berjalan. Tiga poin yang tidak kami dapatkan di Bernabeu akan kami kejar di Wembley layaknya final," lanjut Zidane. 

Adriano Menyatakan Sudah Siap Comeback Walaupun Tidak Memiliki Klub

Adriano Menyatakan Sudah Siap Comeback Walaupun Tidak Memiliki Klub


Masih ingat si bengal Adriano Leite Ribeiro? Ya, pesepakbola asal Brasil itu dulu memang pernah berjaya saat berkarier di Liga Italia tepatnya bersama Inter Milan, Parma, serta Fiorentina. Meski memiliki perangai yang buruk, Adriano tetap mampu bersaing dengan striker papan atas pada masanya seperti Andriy Shevchenko (AC Milan), David Trezeguet (Juventus), Francesco Totti (AS Roma) dan juga Christian Vieri (Inter Milan).

Kini Adriano bagaikan hilang ditelan bumi. Sejak kontraknya di Miami United berakhir pada 2016 lalu, Adriano tak lagi berkecimpung di dunia si kulit bundar. Kabarnya ia sengaja beristirahat untuk mengembalikan kondisi fisiknya yang sudah menggemuk. Setelah menghabiskan waktu kurang lebih satu tahun, Adriano akhirnya muncul lagi dan menyatakan siap comeback pada 2018 mendatang.

"Saya terus mempersiapkan diri untuk sebuah proyek baru. Saya akan kembali berlatih pada Januari nanti, tanpa sebuah klub," ungkapnya.

"Sejak memutuskan berhenti bermain, saya berhasil mempertahankan bentuk terbaik. Saya menginginkan ini dan saya harus bertahan. Saya melakukan ini demi diri sendiri," jelasnya.

Sebelum kariernya meredup, Adriano sempat diprediksi bakal menjadi bintang besar di Timnas Brasil. Namun kehebatan sang pemain tidak dibarengi dengan sikap profesionalitasnya di dalam dan luar lapangan. Adriano sering mangkir latihan karena doyan menghabiskan waktu di tempat hiburan malam. Dirinya juga dikenal sebagai pemabuk dan punya citra buruk di mata sejumlah pelatih.

Karier Adriano mulai bersinar saat memperkuat tim asal Brasil, Flamengo. Setelah itu ia dipercaya membela Inter Milan pada musim 2001/2002. Namun karena masih terlalu muda, ia akhirnya dipinjamkan ke Fiorentina dan Parma dengan tujuan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Adriano kemudian balik ke Inter di musim 2004/2005 dan bertahan selama empat tahun. Setelah itu ia didepak dan sering gonta-ganti klub mulai dari Sao Paulo, Flamengo, AS Roma, Corinthians, Atletico Paranaense dan terakhir Miami United.

Dovizioso Ingin Akhiri Puasa Kemenangan di Motegi

Dovizioso Ingin Akhiri Puasa Kemenangan di Motegi


Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso penasaran dengan tantangan di Sirkuit Motegi. Sejak menang di kelas 125cc pada 2004 lalu, Dovizioso belum pernah lagi menginjak podium tertinggi.

Kini sang pembalap punya kesempatan besar untuk menyudahi puasa kemenangannya. Berbekal penampilan yang cukup konsisten di musim ini, Dovizioso yakin dapat memenangkan GP Jepang, Minggu (15/10/2017) mendatang.

"Empat balapan berikutnya sangat penting dalam perebutan gelar juara. Untuk itu, kami menyatakan siap menghadapi persaingan ini sampai akhir kompetisi," tegasnya yang dikutip dari situs resmi MotoGP.

"Saya cukup percaya diri. Saya sering mencatak hasil bagus di Motegi. Tahun lalu saya finis di posisi kedua. Karena itu saya merasa yakin bisa berada di antara para pembalap terdepan," ujarnya.

Saat ini Dovizioso mengantongi 208 poin dan bertengger di posisi dua klasemen. Ia bisa saja merebut peringkat puncak asalkan Marc Marquez yang memiliki 224 poin terjatuh, mengalami kerusakan mesin motor, atau finis di luar posisi tujuh besar.

Nainggolan Mendapat Kesempatan Untuk Main di Piala Dunia

Nainggolan Mendapat Kesempatan Untuk Main di Piala Dunia


Gelandang berdarah Indonesia, Radja Nainggolan, telah memutuskan pensiun dari Timnas Belgia akhir Agustus 2017 lalu. Namun, Belgia membuka kesempatan bagi Nainggolan untuk kembali sekaligus tampil di Piala Dunia 2018. 

Belgia memastikan lolos ke Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Yunani, 4 September 2017 lalu. Mereka otomatis lolos ke Piala Dunia setelah mengantongi rekor tak terkalahkan, 9 kemenangan dan satu hasil imbang dalam 10 laga di Grup H, babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa.

Meski Nainggolan sudah memutuskan pensiun dari Timnas Belgia, kesempatan untuk kembali memperkuat negaranya masih terbuka. Hal itu diutarakan Direktur Teknik Timnas Belgia, Chris van Puyvelde saat wawancara bersama Radio Kiss Kiss sebelum Belgia menghadapi Siprus. 

"Nainggolan keluar dari Timnas Belgia? Tidak, saya tidak bisa memprediksi masa depan. Tetapi bisa saya katakan bahwa pintu belum tertutup (jika Nainggolan ingin kembali -red)" kata Chris van Puyvelde. 

"Akan ada kelompok (pemain) lain yang akan dipanggil (ke Timnas Belgia -red).  Hal itu tidak akan kami sampaikan sekarang," lanjutnya. 

Seperti kita ketahui, Nainggolan memutuskan pensiun dari Timnas Belgia dengan alasan tidak bisa bekerja sama dengan pelatih kepala, Roberto Martinez.

Bos Ducati Percaya Lorenzo Bakal Juara di MotoGP 2018

Bos Ducati Percaya Lorenzo Bakal Juara di MotoGP 2018


Penampilan Jorge Lorenzo sejak bergabung dengan tim Ducati musim ini belum memuaskan. Hingga seri MotoGP ke-14, mantan pembalap Movistar Yamaha itu baru dua kali naik podium di MotoGP Spanyol, yakni di Sirkuit Jerez dan Aragon. Saat ini, Lorenzo berada di urutan ketujuh klasemen sementara. 

Meski demikian, Bos Ducati Carmelo Ezpeleta optimistis Lorenzo akan bersaing memperebutkan gelar juara dunia di MotoGP 2018.

Menurut Carmelo, Lorenzo telah berjuang untuk beradaptasi dengan motor baru sejak bergabung Ducati. Pembalap asal Spanyol itu juga mulai menunjukkan kemajuan yang menjadi pertanda baik bagi pembalap asal Spanyol itu.

"Saya yakin Jorge akan memperjuangkan kejuaraan tahun depan. Tidak ada keraguan bahwa di dalam Ducati semua orang senang memilikinya. Saya pikir Lorenzo membaik, dia telah memimpin beberapa balapan di banyak lap," kata Camelo.

Camelo pun mengakui Lorenzo masih perlu lebih memahami motor Ducati dan masalah ban motornya, tapi dia sudah melakukannya dengan baik selangkah demi selangkah.

Sejak Ducati memperkenalkan fairing aerodinamis baru di Sirkuit Brno pada Agustus lalu, performa Lorenzo sudah semakin membaik.

Dia juga sempat memimpin tiga lomba dari empat MotoGP terakhir, termasuk 15 lap di Aragon dua minggu lalu sebelum disusul pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Rekan satu tim Lorenzo, Andrea Dovizioso, yang telah berada di Ducati sejak 2013, berhasil meningkatkan tawaran pertama tim sejak era Casey Stoner.

Dovizioso telah memenangkan empat balapan musim ini dan melaju ke babak empat besar dengan hanya selisih 16 poin di bawah pemimpin klasemen, Marc Marquez.

Alonso Yakin Mesin Renault Akan Membuat McLaren Tampil Kompetitif

Alonso Yakin Mesin Renault Akan Membuat McLaren Tampil Kompetitif


Kemenangan pembalap muda Red Bull Racing, Max Verstappen di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu memberikan harapan kepada McLaren untuk memenangkan balapan Formula One bersama Renault pada 2018 mendatang. Hasil balapan itu membuktikan bahwa Renault memiliki mesin yang kompetitif untuk balapan kelas dunia.

McLaren sejak 2015 menjalin kerja sama dengan Honda sebagai penyedia unit power mobil balap Formula One. Honda menggantikan posisi Mercedes-Benz yang telah merampungkan kontrak panjangnya dengan McLaren sejak 1995-2014. 


Keputusan McLaren menggandeng Honda ternyata tidak sesuai dengan harapan. Mobil balap yang ditunggangi Stoffel Vandoorne dan Fernando Alonso sering mengalami gangguan mesin dan tidak kompetitif di lintasan. Kedua pembalap McLaren tercecer di peringkat 14 dan 16 klasemen sementara. Bahkan McLaren-Honda berada di peringkat 9 klasemen konstruktor atau satu tingkat lebih baik dibanding Sauber-Ferrari.     

Lantaran prestasi buruk tersebut, McLaren kemudian memutus kontrak dengan Honda dan beralih ke mesin Renault mulai musim balap 2018. Renault selama ini juga sebagai pemasok mesin tim Red Bull Racing.   

"Kami melihat Red Bull tampil sangat bagus di Monza, Italia. Bahkan di Malaysia, Red Bull selangkah lebih maju dengan mengalahkan Mercedes," kata Fernando Alonso.

Menurut Alonso, dari sisi sasis, mobil McLaren cukup efisien dan kuat, sehingga yang perlu dilakukan adalah mencocokan sasis dan mesin yang digunakan agar sesuai dan kompetitif, seperti yang ditunjukkan oleh Redl Bull.

"Kita harus mencocokkan performa itu di sasis, dan itu adalah tantangan yang pasti," katanya.

Ketika ditanya apakah realistis mengharapkan McLaren menantang Red Bull pada 2018, Alonso menjawab. "Saya pikir tantangannya adalah, bagaimana McLaren bisa berada di depan. Seharusnya tidak pernah takut bersaing dengan tim lain, karena McLaren harus mengalahkan tim lain," katanya.

Real Madrid Siap Gelontorkan 200 Juta Euro Untuk Mendatangkan Harry Kane Dari Tottenham Hotspur

Real Madrid Siap Gelontorkan 200 Juta Euro Untuk Mendatangkan Harry Kane Dari Tottenham Hotspur


Penampilan penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane cukup fantastis dalam dua musim terakhir. Tak heran, jika penyerang timnas Inggris itu kini menjadi incaran klub-klub top Eropa.

Raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid bahkan siap mengucurkan dana sebesar 200 juta euro atau 177,3 juta poundsterling untuk memboyong pemain tersebut ke Santiago Bernabeu pada jendela transfer pemain musim dingin Januari 2018.

Kane telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pencetak gol terbaik di Eropa musim ini. Penampilan apik Kane membuat Los Blancos kesengsem.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez ingin merevitalisasi lini depan Madrid pada musim panas lalu dengan merekrut penyerang muda AS Monaco Kylian Mbappe, bintang Juventus Paulo 
Dybala, dan striker Atletico Madrid Antoine Griezmann. Namun, tak ada satu pun dari ketiga pemain yang diincar itu mendarat di Bernabeu.

Pakar sepak bola Inggris, Tony Gale mengatakan nilai transfer Harry Kane semestinya jauh di atas harga pasar Neymar Jr saat direkrut PSG dari Barcelona yang mencapai Rp 3,4 triliun. 

Gale menilai Tottenham harus menjaga Kane karena dia adalah tipe pemain bintang yang mereka butuhkan. Namun, jika Spurs berniat menjual Kane, biaya transfer akan menjadi rekor dunia baru mengalahkan Neymar.

"Godaannya adalah jika mereka menjualnya, itu akan membayar stadion baru," kata Gale dikutip Skysports. 

Pandit sepak bola lainnya, Ray Wilkins sepakat dengan Tony Gale. Dia menegaskan bahwa Tottenham seharusnya tidak  membiarkan Kane pergi dari White Hart Lane.

"Dia tak ternilai harganya untuk Tottenham dan mereka tidak mampu membiarkannya pergi karena semua yang mereka coba lakukan akan hancur," katanya.

Edinson Cavani Buka Suara Soal Hubungan dengan Neymar Jr

Edinson Cavani Buka Suara Soal Hubungan dengan Neymar Jr


Edinson Cavani angkat bicara terkait badai pemberitaan yang menyebut dirinya bersitegang dengan Neymar Jr setelah insiden berebut set piece di laga Paris Sanit Germain kontra Lyon. Menurut penyerang Timnas Uruguay. 

Cavani dan Neymar Jr memang sempat beradu argumen ketika PSG mendapat hadiah penalti di Parc des Princes, Paris, Senin (18/9/2017) lalu. Pada laga itu, Neymar Jr menginginkan bola padahal Cavani sudah mengambil ancang-ancang menendang bola. 

Setelah insiden tersebut, Cavani dan Neymar Jr dikabarkan terlibat 'perang dingin'. Bahkan, sejumlah laporan menyebut Neymar Jr mendesak petinggi PSG untuk menjual Cavani pada bursa transfer mendatang.

Beberapa saat setelah peristiwa itu, Paris Saint Germain tampil cemerlang dengan mengalahkan Bayern Muenchen di pentas Liga Champions, Kamis (28/9/2017) lalu. Cavani dan Neymar Jr menjadi pemain yang mencetak gol di laga tersebut. 

"Itu adalah bagian dari sepakbola. Hal seperti itu terkadang dibesar-besarkan lebih dari yang sebenarnya terjadi. Kami di ruang ganti, semua ada solusinya dan semua sekarang baik-baik saya," ujar Cavani.

Setelah kejadian tersebut, PSG disebut-sebut harus mengeluarkan 1 juta euro atau sekitar Rp15 miliar untuk membuat Cavani rela menyerahkan tugas mengambil tendangan bebas dan penalti kepada Neymar Jr.

Alasan Ronaldo Belum Cetak Gol untuk Madrid di La Liga

Alasan Ronaldo Belum Cetak Gol untuk Madrid di La Liga


Megabintang Real Madrid Cristiano Ronaldo mengungkapkan alasannya belum bisa mencetak gol di kompetisi La Liga musim ini. 

Ronaldo mengaku tidak senang dengan formasi yang diterapkan Zinedine Zidane saat melawan Espanyol di pekan ketujuh La Liga.

Menurut Don Balon, Ronaldo lebih memilih klub tersebut memainkan formasi 4-3-3 seperti yang selama ini diterapkan Zidane di kompetisi Liga Champions.

Ronaldo lebih suka bermain melebar di sisi kiri karena dia merasa lebih berbahaya. Namun dengan formasi 4-4-2 saat melawan Espanyol, Ronaldo merasa bermain terlalu ke depan dan terlihat tidak nyaman selama pertandingan berlangsung.

Zidane harus menyesuaikan dan mengubah gayanya karena cedera yang dialami Karim Benzema dan Gareth Bale yang selama ini menemani Ronaldo sebagai trio penyerang berbahaya.
Ronaldo juga terlihat belum padu dengan keberadaan Isco dan Marco Asensio di barisan depan.

Sementara Manajer Real Madrid Zinedine Zidane mengaku kecewa dengan performa Cristiano Ronaldo yang tak kunjung mencetak gol di kompetisi La Liga.

Tercatat sudah 270 menit Ronaldo bermain di La Liga dan belum ada satu pun gol yang dia sarangkan ke gawang lawan. Puasa gol yang tengah dialami Ronaldo membuat Zidane khawatir karena bisa memengaruhi performa tim.

Popular Posts