Marcvila, Jakarta - Debat capres antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto memang telah usai di gelar pada Minggu (17/2/2019) malam.
Yang menarik, dalam debat tersebut yakni muncullah istilah-istilah baru yang trending di media sosial dan membuat masyarakat mencari-cari penjelasannya.
Beberapa kosa kata baru yang muncul dalam debat capres tersebut adalah istilah Unicorn, Industri 4.0 hingga Palapa Ring.
Kosakata tersebut muncul ketika Jokowi menanyakan kepada Prabowo Subianto atau pun sebaliknya.
Tak hanya disitu saja, istilah Unicorn bahkan sempat menjadi trending di Twitter pada Minggu (17/2/2019) malam.
Berikut ini beberapa istilah dalam debat Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto
Penjelasan Unicorn
Unicorn adalah perusahaan-perusahaan baru, terutama di bidang teknologi yang nilai kapitalisasinya di atas 1 miliar dolar per tahun. Saat ini, Indonesia termasuk sebagai negara tempat tumbuh subur bagi perusahaan teknologi rintisan.
Perkembangan Unicorn di Indonesia tak lepas dari besarnya ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh empat kali lipat pada tahun 2025, yakni mencapai angka 100 miliar dollar AS.
Proyeksi tersebut disampaikan Google dalam laporannya bersama Temasek di Jakarta, Selasa (27/11/2018). Di Asia Tenggara, ada tujuh perusahaan Unicorn dan empat justru lahir di Indonesia.
Empat Unicorn Indonesia tersebut adalah Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.
Tokopedia
William Tanuwidjaja (berempat.com)
Tokopedia tercatat Unicorn Indonesia paling besar dengan nilai investasi mencapai 4,7 miliar dolar. Tokopedia didirikan tahun 2009 oleh William Tanuwijaya, platform marketplace terbesar di Indonesia yang memiliki jutaan merchant dan konsumen.
Tokopedia mirip dengan Alibaba, raksasa e-commerce China yang memberi pendanaan pada Tokopedia sebesar 1,1 miliar dolar AS. Saat ini, nilai valuasi Tokopedia mencapai Rp 50 triliun.
Gojek
Nadeim Makarim
Kemudian Gojek, startup yang paling banyak dibicarakan karena ekspansinya yang cukup agresif di Asia Tenggara. Terbaru, Gojek mengamankan pendanaan dari raksasa China Tencent sebesar 1,5 miliar USD dan saat ini, nilai valuasi dari perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim ini mencapai Rp 40 triliun.
Traveloka
Ferry Unardi (Phinemo.com)
Traveloka saat ini paling populer di Indonesia untuk pembelian tiket transportasi, terutama pesawat, serta hotel.
Traveloka dibangun oleh Ferry Unardi tahun 2012. Dropout Harvard Business School ini tak hanya laris-manis di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Saat ini, nilai valuasi Travelola sebesar Rp 26 triliun.
Bukalapak
Achmad Zaky (Tribun Timur)
Bukalapak hampir sama dengan Tokopedia, bergerak di bisnis retail online, tetapi memiliki perbedaan platform.
Jika Tokopedia lebih menonjol pada perdagangan retail, Bukalapak justru menjadi platform C2C atau consumers to consumers sehingga siapapun bisa menjadi pedagang atau pembeli di Bukalapak.
Saat ini, nilai valuasi Bukalapak yang didirikan Achmad Zaky ini sudah mencapai 1 miliar dolar atau sekitar Rp 14 triliun.
Industri 4.0
Tak hanya soal Unicorn saja, belakangan masyarakat juga ramai memperbincangkan soal Industri 4.0
Mengutip dari Wikipedia, Industri 4.0 merupakan nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala, komputasi awan,dan komputasi kognitif. Industri 4.0 menghasilkan "pabrik cerdas".
Di dalam pabrik cerdas berstruktur moduler, sistem siber-fisik mengawasi proses fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual, dan membuat keputusan yang tidak terpusat.
Lewat Internet untuk segala (IoT), sistem siber-fisik berkomunikasi dan bekerja sama dengan satu sama lain dan manusia secara bersamaan.
Tahapan empat revolusi industri hingga 4.0
Lewat komputasi awan, layanan internal dan lintas organisasi disediakan dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak di dalam rantai nilai.
Istilah ini muncul ketika Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menegaskan, perkembangan teknologi begitu pesat.
Menurut dia, hal itu harus dijadikan sebagai peluang, tidak hanya bagi industri yang sudah maju, tetapi juga untuk industri kecil, bahkan pertanian.
Hal itu menjawab pertanyaan debat tentang strategi menghadapi revolusi industri 4.0 di sektor perikanan, peternakan dan pertanian.
"Dalam revolusi industri 4.0 kita tahu peluang dengan kecepatan yang sangat tinggi, artificial intelligence, big data, semua keluar, advance robotic, saya meyakini dengan persiapan pembangunan SDM, kita mempersiapkan bangsa kita menuju revolusi industri 4.0," kata Jokowi.
Industri 4.0 dipopulerkan di Jerman dan menjadi negara pertama yang menjadikan platform ini dalam industri di negara tersebut.
Palapa Ring
Mengutip Wikipedia, Palapa Ring adalah suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, dan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer.
Mengutip dari Kompas.com, Pembangunan infrastruktur Palapa Ring digunakan untuk menyediakan layanan komunikasi berkecepatan tinggi. "Palapa Ring di Indonesia bagian barat telah selesai, Indonesia bagian tengah 100 persen selesai dan Indonesia bagian timur 90 persen selesai."
"Pada Juni, Insya Allah 100 persen selesai," ujar Jokowi dalam debat kedua Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta pada Minggu (17/2/2019) malam."
Jokowi juga menyebutkan bahwa pembangunan sistem 4G baru terlaksana 74 persen dan akan semua kota dan kabupaten tersambung pada akhir tahun 2019.



permisi ya
ReplyDeletemau numpang promosi bo kelinci99
menyediakan 18 live game dan 4 pasaran togel ya bos
untuk Diskon 2D: 29%, 3D: 59%, dan 4D: 66%
Hadiah 4D x 3000, 3D x 400, 2D x 70, 2D Depan&Tengah x 65
pelayanan yang cepat dan ramah
untuk cashback kami berikan sebesar 5% untuk permainan live casino ya bos
silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME
BBM : 2B1E7B84