Marcvila, Jakarta - UD Trucks mempersiapkan menghadapi penggunaan Biodiesel B20. Menurut penuturan Handi Lim, Direktur Sales dan Logistik UD Trucks Indonesia, spesifikasi BBM yang digunakan harus bisa dipastikan adalah B20. Sebab saat ini banyak beredar B20 yang tidak sesuai dengan spesifikasi.
“Kami memiliki alat ukur untuk menentukan B20. Alat ukur kami bersifat portabel. Ada yang B10 bukan B20”, papar Handi. Kondisi itu yang harus distandarisasi, sehingga pemilik turk bisa mendapat BBM dengan standar yang sesuai dengan kebutuhannya.
Lebih detil lagi, Handi mengatakan bahwa Biodiesel B20 bersifat mudah menyerap air. Untuk mengatasi hal itu, filter harus dimodifikasi. Sehingga dapat menyerap partikel air lebih baik.
Filteryang digunakan untuk menyari Biodiesel B20 akan memiliki usia yang lebih pendek bila dibandingkan dengan filter yang digunakan untuk menyaring BBM konfensional. “Kalau biasanya bisa digunakan hingga usia pakai 15.000 – 20.000 km, maka saat digunakan untuk B20 hanya bisa digunakan sampai 10.000 km.
Modifikasi lain yang dilakukan yaitu di bagian dalam tangki bahan bakar yang dilapisi dengan coating khusus. Berfungsi sebagai lapisan anti-karat.
Filter dan tangki BBM tersebut saat ini sudah disediakan oleh UD Trucks. “Jadi kalau konsumen membeli Trucks yang dibuat tahun ini, bisa dipastikan sudah dilengkapi dengan filter dan tangki BBM khusus untuk B20”, kata Handi saat ditemui dalam acara Extra Mile Challenge 2018 di Tokyo, Jepang.
Filter tersebut bisa diaplikasikan untuk jenis truk buatan UD Trucks model lama. Selain itu juga bisa digunakan sampai dengan Biodiesel B25. Sementara itu, untuk spesifikasi Biodiesel B30 butuh pengaplikasian filter yang berbeda.



0 comments:
Post a Comment