Home » » Setelah Turun Tahta, Raja Malaysia yang Nikahi Ratu Kecantikan Rusia Tiba-tiba Bakal Bercerai

Setelah Turun Tahta, Raja Malaysia yang Nikahi Ratu Kecantikan Rusia Tiba-tiba Bakal Bercerai



Marcvila, Jakarta - Malaysia sedang menjadi pusat perhatian karena berembusnya kisah bak cerita sinetron.
Kerajaan Malaysia telah menunjuk raja baru pada Kamis (24/01/2019), setelah Sultan Muhammad V dari Kelantan memutuskan turun takhta pada awal Januari lalu.

Sang raja memilih mundur sebelum periodenya berakhir. Ia baru dua tahun menduduki tahtanya. Malaysia merupakan negara monarki konstitusional yang memiliki peraturan unik, di mana jabatan raja akan berganti setiap lima tahun sekali. Pergantiannya pun secara bergiliran sesuai dengan urutan negara bagian.

Berdasarkan sistem rotasi, sultan Pahang merupakan penerus takhta kerajaan setelah sultan Kelantan. Sultan Abdullah dari negara bagian Pahang itu telah terpilih dan akan menjadi penerus Muhammad V. Pelantikannya kabarnya akan berlangsung megah pada akhir Januari 2019 ini. Abdullah sendiri dinobatkan sebagai sultan negara bagian Pahang secara “dadakan” menggantikan sang ayah yang sakit.

Dia naik takhta menjadi sultan Pahang hanya beberapa hari setelah Sultan Muhammad V mengundurkan diri.
Dia merupakan atlet yang juga memegang jabatan pada beberapa badan olahraga, termasuk sebuah dewan di bawah organisasi sepakbola dunia FIFA.


Oksana Voevodina

Raja Malaysia yang turun tahta hanya beberapa minggu setelah menikahi seorang mantan ratu kecantikan Rusia, kini dikabarkan berada di ambang perceraian. Sultan Muhammad V menikahi Oksana Voevodina (25), pada November 2018. Namun kini sang ratu kecantikan terancam segera menjanda. Mantan Miss Moscow itu masuk Islam pada awal tahun dan menikah dengan raja.

Pasangan itu menikah di Moskow pada upacara mewah mengikuti tradisi Islam yang ketat, termasuk bebas alkohol dengan makanan halal. Namun pada Januari 2019 ini, Sultan yang berusia 49 tahun memutuskan untuk mundur dari tahta Malaysia, sebuah langkah yang mengejutkan negara. 

Sebab, sebagaimana dilansir dari Honey.nine.com.au, belum sampai setengah masa jabatannya, sang raja memilih turun tahta. Sudah jatuh tertimpa tangga. Kini, media Rusia mengklaim pernikahan Sultan Mahmud V dengan Voevodina pun telah berada di ujung tanduk. The Mirror mengutip laporan dari berita Tolko Nikomu yang menuliskan kabar itu.

"Dongeng tentang Cinderella Rusia yang menikahi seorang raja kemungkinan akan berakhir dan persiapan dokumen yang diperlukan sudah berlangsung." "Pernikahan itu berlangsung hanya beberapa bulan." 

Situs berita Rusia, Izvestia, menyebut pasangan tersebut telah memutuskan untuk bercerai. Tetapi ayah Voevodina mengatakan desas-desus perceraian itu salah. "Ini omong kosong. Saya tidak membaca internet tetapi saya akan menjadi orang pertama yang tahu," kata Andrey Gorbatenko.

Awal bulan ini muncul laporan yang menyatakan model itu hamil, mengharapkan anak pertama pasangan itu.
Di Malaysia, Sultan Abdullah dari Pahang telah terpilih sebagai raja baru negara itu. Negara ini memiliki monarki konstitusional, di mana jabatan puncaknya berotasi antara sembilan penguasa negara turun-temurun setiap lima tahun.

Peran Sultan sebagian besar bersifat seremonial dan tidak berpartisipasi dalam pemerintahan sehari-hari. Sultan Pahang - sebuah negara besar di Semenanjung Malaysia - diperkirakan akan dilantik ke dalam peran barunya pada 31 Januari. Raja Malaysia tersebut mundur pada Minggu (6/1/2019). Pengumuman tersebut disampaikan Istana Negara Malaysia. (*)

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts